KOMPUTER MURAH





KRESN@ .COMP

20  September 2010 (Price For Today)

PAKET 478
Mainboard WINSONIC (Intel915G, V,S,L)
Intel Pentium 2.0 GHz
Memory DDR-2 1GB PC-5300
Hard Disk HITACHI SATA-2 80 GB
Integrated PCI-E  (Share)
LAN 10/100 Kbs
CASSING E-CASE
Monitor LCD Advance 15,4  
Bonus :
Speaker Multimedia
Keyboard + Mouse Optic
HARGA  Rp.   2.273.000

PAKET 775
Mainboard ASUS P5KPLAM-SE
Intel Pentium Dual Core 2.2 GHz
Memory DDR-2 1GB PC-6400
DVD RW Samsung
Hard Disk HITACHI/SAMSUNG SATA-2 80 GB
Integrated PCI-E  (Share)
Integrated 3D SOUND (5,1)
LAN 10/100 Kbs
CASSING E-CASE
Monitor LCD Advance 15,4”
Bonus :
Speaker Multimedia
Keyboard + Mouse Optic
HARGA  Rp.   2.980.000

PAKET CORE 2 DUO
Mainboard ASUS P5KPLAM-SE
Intel Pentium IV 2.8 Ghz Core 2 Duo
Memory DDR-2 1GB PC-5300
Hard Disk HITACHI SATA-2 80 GB
DVD-RW  SAMSUNG / LG
Integrated 3D SOUND (5,1)
LAN 10/100 Kbs
CASSING E-CASE 450Watt
Monitor Advance 15,4”
Bonus :
Speaker Multimedia
Keyboard + Mouse Optic
HARGA  Rp.   3.502.000

PAKET CORE 2 DUO
Mainboard ECS G31T-M9
Intel Pentium IV 2.8 Ghz Core 2 Duo
Memory DDR-2 1GB PC-5300
Hard Disk HITACHI SATA-2 80 GB
DVD-RW  SAMSUNG / LG
Integrated 3D SOUND (5,1)
LAN 10/100 Kbs
CASSING E-CASE 450Watt
Monitor Advance 15,4”
Bonus :
Speaker Multimedia
Keyboard + Mouse Optic
HARGA  Rp.   3.448.000


ACER ASPIRE 4732Z-451G32MN
Spesification :
Intel Dual Core T4500 2,3 Ghz
Wifi
DDR2 1GB
HDD 320GB Sata
DVD RW
Card Reader
Camera
LCD 14,1"
Price : Rp. 4.475.000,-


ACER ASPIRE 4741Z - 351G32MN
Spesification :
Intel Core i3 350M 2,26 Ghz
Wifi
DDR3 1GB
DVD RW
HDD 320G Sata
VGA Intel
Card Reader
Camera
LCD 14,1"
OS DOS
Price : Rp. 5.375.000,-

·        Harga sudah termasuk ongkos kirim dan install software.
·        Harga sewaktu-waktu bisa berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
·        Untuk pemesanan silahkan E-mail ke kampretedy@yahoo.co.id atau YM
·        Harga setiap hari berubah untuk info lebih lanjut di www.kresnazone.blogspot.com

Kecelakaan Mewarnai Arus Mudik

Headline News / Umum / Rabu, 8 September 2010 23:07 WIB

Metrotvnews.com, Garut: Di Garut, Jawa Barat, terjadi kecelakaan beruntun antara sepeda motor dan kendaraan roda empat. Hal yang sama terjadi di Bojonegoro, Rabu (8/9).

Kecelakaan di perbatasan Garut-Tasikmalaya terjadi akibat senggolan dua unit motor sehinga mengakibatkan tabrakan beruntun yang melibatkan kendaraan roda empat. Akibatnya tiga orang pemudik asal Tasikmalaya mengalami luka yang cukup parah.

Korban bernama Memet luka di bagian kepala hingga tak sadarkan diri. Dua korban lainnya mengalami luka di kepala dan patah tulang kaki dan tangan. Ketiganya langsung dibawa ke rumah sakit. Jalur alternatif Garut menuju Tasikmalaya pun menjadi padat.

Kecelakaan beruntun juga terjadi di Bojonegoro, Jawa Timur. Tiga kendaraan truk dan dua bus terlibat tabrakan beruntun. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dua penumpang bus warga lamongan harus dilarikan ke rumah sakit karena luka ringan terkena pecahan kaca.

Kecelakaan berawal saat bus Margo Mulyo dan bus Cendana secara bersamaan hendak mendahului truk. Namun salah satu bus menyenggol badan truk sehingga bus Margo Mulyo berhenti mendadak dan langsung ditabrak bus kedua.(*)

MUI Imbau Masyarakat Hormati Perbedaan 1 Syawal

MUI Imbau Masyarakat Hormati Perbedaan 1 Syawal
Jakarta (ANTARA) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma`ruf Amin menghimbau masyarakat agar tetap saling menghormati jika terjadi perbedaan dalam penetapan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri.
"Insya Allah tahun ini tidak akan ada perbedaan, tapi jika ada perbedaan dihimbau agar tetap saling menghormati," katanya dalam jumpa wartawan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Pusat, Selasa.
Ma`ruf mengatakan, Dewan Pimpinan MUI Pusat berpendapat bahwa ketetapan tentang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 Hijriah ditentukan oleh pemerintah melalui sidang Isbat Badan Hisab dan Ru`yat Kementerian Agama bersama MUI dan ormas-ormas Islam besok sore (8/9).
Ia juga menghimbau agar di penghujung bulan Ramadhan masyarakat merefleksikan sukacita kerohanian dan kedamaian hati dengan saling memaafkan di antara sesama.
"Menyempurnakan puasa dengan menunaikan zakat fitrah, shadaqah jariyah, serta membayarkan zakat atas harta dan rezeki yang kita miliki dengan cara-cara yang benar dan tertib," lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, MUI juga menetapkan vaksin meningitis, Norvatis Vaccines halal digunakan untuk calon jemaah haji karena dinyatakan bebas dari unsur babi selama proses produksi.
Pembicara lainnya yang hadir di antaranya Sekretaris Umum MUI, Ichwan Sam, Sekretaris Jendral Departemen Kesehatan, Ratna Rosita, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Slamet Riyanto, dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), Kustantinah.

Pantura-Jalur Selatan Macet

PDF Print
Wednesday, 08 September 2010
ImageGERBANG TOL PADAT Ribuan kendaraan memadati gerbang tol Cikopo, Cikampek, Jawa Barat, pada puncak arus mudik Lebaran 2010 kemarin. Kemacetan parah terjadi sejak pukul 22.00 WIB tadi malam. Arus lalu lintas dialihkan ke gerbang tol Sadang, Purwakarta.


PURWAKARTA(SINDO) – Kemacetan terjadi di berbagai titik jalur mudik baik di jalur pantai utara Jawa (pantura) maupun jalur selatan Jawa Barat pada H-3 Lebaran 2010 kemarin.

Tadi malam kemacetan panjang terjadi di ruas tol Jakarta–Cikampek. Hingga pukul 22.00 WIB,kendaraan merayap sejak kilometer 13 di Bekasi Barat hingga gerbang tol Cikopo. Bahkan pada pukul 23.00 antrean panjang dari Cikampek hingga sesudah gerbang tol Jatibening. Antrean panjang memaksa petugas mengalihkan arus kendaraan dari gerbang tol Cikopo ke jalur Sadang untuk menghindari kemacetan di jalur pantura. Para petugas di gerbang tol Cikopo seringsering menyampaikan imbauan karena banyak pengguna jalan menolak dialihkan.

Mereka tetap memaksa melewati jalur pantura. Di persimpangan Sadang antrean panjang kembali terjadi, diperparah dengan kegiatan pusat perbelanjaan STS Sadang. Untuk menghindari penumpukan di persimpangan Sadang, arus lalu lintas dari arah Subang tujuan Jakarta dialihkan ke jalur alternatif poros Cimaung- Cikopak seterusnya ke gerbang tol Dawuan, Cikampek. Di jalur pantura, dari Cikampek hingga Pamanukan, pada waktu yang sama dipadati mobil pribadi dari arah Jakarta yang datang dari gerbang tol Cikopo. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Subang AKP Agun Guntara menyebutkan, peningkatan arus lalu lintas di jalur pantura terjadi sejak pukul 16.00.Volume kendaraan rata-rata 50 unit per menit.

“Kita prediksi volume kendaraan di jalur pantura akan meningkat pada H-3 malam,” katanya. Bahkan pada siang harinya kemacetan tampak di jalur pantura Cirebon, tepatnya di Pasar Tegalgubug. Antrean kendaraan sepanjang lebih dari 3 km terjadi akibat tingginya aktivitas orang di Pasar Tegalgubug—kemarin merupakan hari pasaran bagi pasar sandang ini. Kemacetan juga terjadi di Pasar Pasalaran Plered dan Pasar Kue di Setu Wetan.Kemacetan di kedua pasar yang lokasinya berdekatan ini disebabkan aktivitas pasar seperti bongkar muat dan lalu lalang para pembeli.Kemacetan di kedua pasar ini mencapai 2 km. Jumlah kendaraan yang melintasi pantura pada H-3 kemarin meningkat dua kali lipat dari sehari sebelumnya.

Berdasarkan pantauan di Pos Pencatat Arus Mudik Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon di depan Pasar Gaya,Palimanan, dari pukul 06.00 hingga pukul 11.00 kendaraan yang melintas mencapai 29.428 atau rata-rata 98 kendaraan per menit. Jumlah tersebut naik dua kali lipat dibanding Senin—dari pukul 06.00 hingga 11.00 hanya rata-rata 47 kendaraan per menit. Kepadatan juga dilaporkan terjadi di Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah.Antrean kendaraan sepanjang 5 km,akibat penyempitan jalan (bottle neck),tepatnya di Jembatan Babakan Ketanggungan yang hanya berukuran 5,5 meter.

One Way Diberlakukan

Di Jalur Selatan Jawa Barat,jajaran Polres Bandung memberlakukan jalur satu arah (one way) untuk mengurai antrean kendaraan di jalur Nagreg, pada H-3 tadi malam. Jalan satu arah itu diberlakukan sejak pukul 20.30 hingga pukul 21.00 WIB, setelah terjadi antrean sekitar 5 km dari Kadungora, Garut hingga Citaman,Bandung. Setelah pemberlakuan jalan satu arah kendaraan dari arah barat, yang semula ditahan di kawasan Kadungora dan Cikeledong, bus, kendaraan kecil, dan sepeda motor yang kondisinya prima, dialirkan melalui jalan lingkar Nagreg.

Kendaraan berat sejenis truk serta kendaraan kecil yang kondisinya lemah dialirkan melalui jalur lama. Kendaraan dari arah timur tetap berjalan, meski kendaraan arah sebaliknya sudah dialirkan melalui dua jalur tersebut. Dalam pantauan SINDO di lapangan, setelah pemberlakuan jalan satu arah itu arus kendaraan terurai di kedua arah,walaupun di jalan lingkar Nagreg beberapa kendaraan harus berusaha sekuat tenaga untuk mencapai ujung tanjakan berat di Km 2,4 hingga 2,5.

Kepadatan arus kendaraan yang terjadi menjelang malam pada H-3 kemarin diperparah dengan turunnya hujan deras sejak pukul 16.00 hingga pukul 20.00. Bahkan, hujan deras itu sempat menimbulkan genangan air di ruas Jalan Bandung–Garut Km 24, Rancaekek. Akibatnya kendaraan kecil dan roda dua sempat kesulitan untuk menerobos genangan air.

Cuaca Buruk

Selain kemacetan,kendala lain bagi pemudik adalah jalanan licin akibat hujan yang turun sepanjang hari kemarin. Hujan angin disertai petir ini juga diprediksi akan kembali turun hari ini.“Saat hujan, waspadai jalanan yang licin. Jika di dataran rendah waspadai adanya genangan. Begitu pun saat berada di dataran tinggi,awas longsor!” ujar Kepala Subbidang Informasi Meteorologi BMKG Hary Tirto di Jakarta kemarin.

Menurut dia, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi akan mewarnai arus mudik tiga hari ke depan, terutama di Indonesia bagian barat dan tengah. Curah hujan yang terkadang lebat disertai petir dan angin kencang juga berpotensi terjadi di beberapa tempat di Jawa. (asep supiandi/ibnu saechu/ akrom hazami/atep abdillah kurniawan/inda susanti/muh slamet/khusnul huda) sumber : seputar indonesia

Mari Kita Berbenah Selamatkan Bumi Kita



Menjaga dan melestarikan lingkungan adalah tanggungjawab kita semua. Bukan hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah atau pemerintahan desa. Menjaga lingkungan harus diawali dari lingkungan kita sendiri di rumah. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengurangi pencemaran udara, air dan tanah. Diantaranya adalah sebagai berikut :
Membuang sampah pada tempatnya.
  1. Memilah sampah organik dan non organik.
  2. Membuang sampah pada tempatnya. (jangan buang di kali / sungai gan, ntar klo banjir pada susah semua dah )
  3. Mengurangi penggunaan kantong plastik. (klo mao bungkus mending pake daun pisang aja gan.. )
  4. Gunakan detergen yang ramah lingkungan dan tidak mencemari air. (ikutin cara orang dulu gan, nyuci di sungai gosok pake batu pakaian kotornya.. )
  5. Memanfaatkan eceng gondok untuk menetralisir air solokan yang sudah terkontaminasi limbah rumah tangga atau limbah industri. (ternyata eceng gondok banyak fungsinya juga yah.. )
  6. Membangun rumah atau gedung dengan tidak terlalu banyak menggunakan kaca sehingga pantulan cahaya matahari dapat langsung dipantulkan ke lapisan atmosfir yang nantinya akan merusak lapisan ozon. (klo bisa sih bikinnya pake gedeg/bilik.., kan rumahnya jadi lebih adem)
  7. Pergunakan pestisida yang alami sehingga tidak mengganggu ekosistem tanah, air dan udara. Misalnya memanfaatkan jahe, dan sereh dan sebagainya. (baru tau ane.. )
  8. Mengurangi penggunaan kosmetik yang bisa menimbulkan efek berbahaya bagi kulit manusianya sendiri atau lingkungan. (mending kayak orang arab aja gan, pake kulit telur digerus ampe alus buat dijadiin bedak.., terbukti kulit menjadi halus)
  9. Jangan menggunakan peralatan rumah tangga yang mengandung CFC karena akan mempercepat penipisan lapisan ozon. (CFC (california fried chicken) ??? )
  10. Menanam pohon atau tanaman peredu disekitar rumah atau lahan yang tandus.
  11. Menanami pinggir pantai dengan pohon bakau untuk menghindari abrasi dan ancaman dari bahaya tsunami.
  12. Bagi perusahaan yang diberi ijin pengelolaan hutan diharapkan jangan hanya mengambil keuntungan sebesar-besarnya tapi harus memperhatikan penanaman kembali hutan tersebut sehingga tidak terganggu ekosistem hutan tersebut.
  13. Mendaur ulang bahan-bahan yang bisa bisa dimanfaatkan kembali. Seperti plastik yang masih bisa dimanfaatkan atau dirubah bentuknya.
  14. Memanfaatkan bahan-bahan yang terbuat dari kertas atau plastik yang tidak terpakai untuk dibuat tas, dompet, atau sesuatu yang bisa dimanfaatkan. (kreatip nih )
  15. Jangan menggunakan kendaraan yang sudah tidak layak pakai dan mengeluarkan banyak timbal yang dapat merusak paru-paru manusia dan mengotori udara. (naek kuda aja kali yah kamsudnya.. )
  16. Tidak merokok ditempat umum seperti bis umum, kereta api atau angkutan kota. (ini nih, kebiasaan paling jelek yang dapat ditemui sehari2 )
  17. Pemerintah memperingatkan perusahaan atau pabrik-pabrik yang mencemari lingkungan dengan memberi denda yang besar dan bertanggungjawab untuk memperbaiki lingkungannya tersebut.
Mudah-mudahan dengan mengikuti saran-saran diatas kita bisa ikut menyelamatkan bumi dari kerusakan lebih cepat. Kita jangan hanya berpikir untuk masa sekarang tapi kita harus memikirkan masa yang akan datang. Demi bumi ini demi anak cucu kita nanti. Go Green Indonesia. Sources : Kaskus Holic

Kalimalang-Bekasi Padat Merayap


Liputan6.com, Jakarta: Memasuki malam hari, para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi terus memadati ruas Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa (7/9). Informasi yang diterima Traffic Management Center Kepolisian Daerah Metro Jaya pada pukul 20.00 WIB, arus kendaraan di jalur yang menuju Bekasi, Jawa Barat, terlihat padat merayap.
Kendaraan-kendaraan roda dua terlihat begitu mendominasi badan jalan. Sementara bagi para pemudik terutama pengendara roda dua sengaja memilih berkendara pada malam hari guna menghindari panasnya cuaca di siang hari. Diperkirakan, hingga memasuki H-2 Lebaran pada esok harinya, peningkatan volume kendaraan masih akan terus terjadi.
Polisi pun mengimbau para pemudik terus meningkatkan kewaspadaan atau berhati-hati selama di perjalanan. Termasuk, tetap menjaga kondisi badan agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan.(ANS/TMC)

Artikel Terkait

Hari Ini Puncak Arus Mudik

PDF Print
Tuesday, 07 September 2010
ImageANTREAN PANJANG: Kemacetan terjadi di jalur Pantura, Parenan, Indramayu, kemarin, akibat kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil Toyota Innova dengan nomor polisi B1766XB.


JAKARTA(SINDO) – Arus mudik Lebaran dengan berbagai moda transportasi diperkirakan mencapai puncaknya hari ini hingga besok.

Berbagai titik jalur pantura Jawa dan jalur selatan Jawa Barat rawan macet seiring meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas. PT Jasa Marga memprediksi lebih dari 300.000 kendaraan akan melintas di ruas tol Jakarta– Cikampek pada puncak arus mudik Lebaran mulai hari ini. Petugas Sentral Komunikasi Jasamarga Chairul Afendi di Bekasi, Jawa Barat, kemarin mengatakan bahwa ribuan kendaraan pemudik akan melalui ruas tol yang menghubungkan pantai utara dan jalur selatan itu. Pada masa puncak arus mudik, pengelola ruas tol Jakarta-Cikampek memperkirakan 115.000 kendaraan per hari melintasi jalur sepanjang 74 km.

“Ada peningkatan luar biasa. Biasanya hanya 45.000 kendaraan.Kami sudah mengantisipasinya dengan menyiapkan infrastruktur dan peralatan pemantau,” ujar Mulyono,Kepala Bagian Pelayanan Lalu Lintas Tol Jakarta– Cikampek, PT Jasa Marga, di Bekasi kemarin. Persiapan yang telah dilakukan antara lain pelebaran jalan dari tiga lajur menjadi empat lajur di ruas tol Cikarang–Deltamas dan kini sudah diselesaikan pengerjaannya. Dari ruas jalan sepanjang 74 km tersebut sudah 72 km yang memiliki ruas empat lajur,sisanya, 2 km lagi,masih tiga lajur. Jasa Marga sudah menyiapkan beberapa skenario pengaturan lalu lintas yang akan diterapkan apabila terjadi antrean kendaraan di beberapa simpul kemacetan.

Salah satu skenario jika antrean kendaraan sudah mendekati Km 66 (Simpang Susun Dawuan), maka kendaraan yang akan ke pantura diimbau untuk masuk tol Cipularang dan keluar di gerbang tol Sadang. Dari Sadang ini bisa lewat Subang,yang selanjutnya bisa masuk ke pantura. Apabila terjadi kemacetan di jalan pantura yang ke arah Cirebon, pemudik bisa melalui tol Cipularang. Setelah keluar di gerbang tol Cileunyi, perjalanan ke Cirebon bisa dilakukan dengan melewati Sumedang. Jika ribuan mobil pribadi maupun bus diperkirakan akan memadati ruas tol Cikampek, pemudik dengan sepeda motor diprediksi membanjiri ruas pantura, dari Bekasi, Karawang hingga Cirebon.

Polres Bekasi memperkirakan jumlah kendaraan roda dua yang melintas di wilayah mereka selama arus mudik Lebaran 2010 mencapai lebih dari 500.000 sepeda motor. “Sejak H-7 hingga H-4 jumlah motor yang melintas rata-rata sebanyak 8.000 kendaraan,”ujar Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Setija Junianta di Cikarang kemarin. Sebagian besar sepeda motor tersebut berasal dari Jakarta menuju pantura melalui Jalan Inspeksi Kalimalang. Jumlah pemudik bersepeda motor tersebut diprediksi akan terus meningkat dan mencapai puncaknya pada H-2 Lebaran atau tanggal 8 September 2010.

Pada saat itu pegawai negeri sipil (PNS) dan buruh pabrik sudah mulai libur bersama. ”Pada tahun 2009 jumlah kendaraan roda dua yang melintas di Kabupaten Bekasi mencapai sekitar 400.000 kendaraan. Diperkirakan pada arus mudik 2010 ini minimal menjadi 500.000 kendaraan,”ujarnya. Lepas dari Cikampek, simpulsimpul rawan kemacetan masih terbentang. Di simpang Lohbener, Indramayu; dan Pasar Tegal Gubug, Cirebon. Apalagi hari ini, Selasa, adalah hari pasaran di Tegal Gubug. Kemarin kemacetan terlihat di jalur pantura Arjawinangun, Cirebon.

Rupanya macet di sana karena mobil dengan nopol B 1220 EFL celaka pada sekitar pukul 10.00 WIB. Mobil itu tidak bisa dikendalikan akibat kondisi jalan licin, lalu menabrak sebuah truk yang berhenti mendadak di depannya hingga bagian depan mobil Suzuki APV itu ringsek.“Saya langsung mengerem ketika truk di depan saya tiba-tiba berhenti.Tapi karena jalan licin, kendaraan saya menghantam bagian belakang truk yang langsung kabur,”ujar Dayat,pengemudi mobil yang membawa satu keluarga mudik dengan tujuan Magelang. Akibat kecelakaan tersebut jalur pantura Arjawinangun sempat macet dan membentuk antrean kendaraan sepanjang sekitar 2 km, hingga depan Pasar Tegalgubug.

Sementara itu,arus lalu lintas di jalur selatan Jawa Barat masih terpantau lancar.Sejak H-7 hingga H-4, jalur Nagreg sudah dilintasi lebih dari 222.000 kendaraan. Jejen Jaenudi, petugas Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mengatakan, hingga H-4 pukul 08.00, jumlah kendaraan yang melintas di jalur Nagreg justru masih didominasi oleh kendaraan menuju arah barat, 129.346 kendaraan. Untuk arah sebaiknya hanya 93.463 kendaraan. Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-2.

“Melihat angka ini,rupanya pemudik benar-benar akan membeludak pada H-2 karena semua pemudik sudah libur kerja,” tutur Jejen di Pos Wasdal Pamucatan,Nagreg, Kabupaten Bandung,kemarin. Sejak H-7 itu angka tertinggi pemudik terjadi pada H-6 yang mencapai 36.319 kendaraan dari arah barat menuju timur,dan 49.198 kendaraan untuk arah sebaliknya.

Waspadai Hujan dan Petir

Sementara itu, para pemudik diminta meningkatkan kewaspadaannya ketika melintasi wilayah Jawa Tengah dan DIY. Sebab memasuki musim pancaroba,akan banyak terjadi hujan,petir dan angin kencang di wilayah ini. Hujan cukup deras dengan waktu yang cukup lama kemarin mengguyur sebagian besar wilayah Jawa Tengah dan DIY.Kondisi ini membahayakan para pemudik, karena jalanan menjadi licin. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan akan turun mulai H-4 hingga H+7 Lebaran.

“Diperkirakan pada sore dan malam hari berpeluang hujan.Akan tetapi juga tidak menutup kemungkinan hujan terjadi pada pagi hari,” kata petugas BMKG Jawa Tengah Reni Kraningtyas, kemarin. Pemudik juga diminta mewaspadai angin kencang dan angin puting beliung yang biasa terjadi pada pancaroba. Dia juga berharap, pemudik tidak berteduh di bawah pohon ketika hujan, karena pada musim pancaroba banyak terjadi petir. (asep supiandi/tomi indra/ ibnu saechu/atep abdillah kurniawan/akrom hazami/zaenal alimin/ratih keswara/ant)
 
Source : Seputar Indonesia